Syahril: Saya Berani Maju Jalur Independen Karena Masyarakat Mendukung


Dibaca: 1645 kali  Editor: -. Wartawan: -
Senin,16 Mei 2016 - 17:40:22 WIB
Syahril: Saya Berani Maju Jalur Independen Karena Masyarakat MendukungSyahril
PEKANBARU - Dr.H.Syahril, Spd, MM Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, menyatakan siap maju sebagai Calon Walikota Pekanbaru periode 2017-2022 dari jalur independen, atas desakan dan dukungan masyarakat.
 
"Orang mencari dukungan tetapi kita justru didukung, tentu kita tak mau mengecewakan para pendukung, karena itu saya menyatakan siap maju sebagai calon walikota Pekanbaru dari jalur independen," ujar Syahril di Pekanbaru, Senin (15/5/2016).
 
Menurut Syahril yang berlatar belakang seorang pendidik, basis utamanya memang dunia pendidikan, karena selama ini ada yang kecewa atau terlupakan akan nasib mereka dan sebagai Ketua Organisasi PGRI Syahril siap memperjuangkan aspirasi para pendidik tersebut.
 
"Selain itu, 13 angkatan alumni SMK Kansai juga sudah menyatakan siap mendukung, belum lagi alumni SMIK (SMK Negeri 4) Pekanbaru, alumni SMKN 2 Pekanbaru yang juga menyatakan siapa mendukung," ujar Syahril.
 
Tetapi bukan hanya itu, ternyata pendukung Syahril bukan hanya para guru dan mantan anak didiknya dulu di berbagai lembaga pendidikan, tetapi juga banyak pihak-pihak lain yang menyatakan siap mendukung dan telah menyerahkan foto kopi KTP tanda serius mendukung Syahril.
 
Unsur-unsur yang mendukung Syahril juga datang dari Ikatan Keluarga Kuantan Singingi yang ada di Pekanbaru, Ikatan Keluarga Sumatera Utara di Pekanbaru, Para Pedagang di pasar-pasar tradisional, Majelis Taklim dan organisasi kemasyarakatan lainnya. 
 
"Sepanjang Bapak tidak bergeser dari jalur Independen kami akan mendukung sepenuhnya, begitulah ucapan para pendukung kepada saya," ucap Syahril.
 
Menurut Syahril, mulanya memang banyak yang meragukan tekadnya untuk maju dari jalur independen, karena dari pengalaman masa lalu di Riau belum ada yang lolos dari calon independen. 
 
Tetapi dari hasil diskusi dengan berbagai pihak, termasuk dengan KPUD, maka memang ada kesalahan dimasa lalu yang menyebabkan calon independen selalu gagal dan Syahril sudah paham dan akan memperbaiki kesalahan tersebut agar siap maju dari jalur independen.
 
"Setelah saya berkoordinasi dengan berbagai pihak ternyata ada kelemahan selama ini dan itulah yang akan kita perbaiki dan akan kita jadikan kekuatan untuk maju dari jalur independen," ujar Syahril.
 
Pendidikan Diutamakan
 
Menurut Syahril, jika kelak Tuhan mengizinkannya menjadi pemimpin di negeri ini, maka pendidikan akan menjadi prioritas programnya, agar Pekanbaru kelak memilik Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal yang akan membangun negeri ini sejajar dengan daerah lain.
 
"SDM yang bagus akan memajukan negeri ini dan sekolah menjadi salah satu tempat mendidik mereka, karena itu hal-hal yang dianggap kurang atau salah selama ini akan kita perbaiki," ujar Syahril.
 
Diakui Syahril, salah satu kendala pendidikan di kota Pekanbaru adalah mahalnya biaya masuk sebuah sekolah, meski pun sekolah itu berstatus negeri. Kemudian ada pembedaan antara sekolah swasta dan negeri serta kesejahteraan pendidik atau guru yang belum memadai.
 
"Sekolah itu harusnya tidak memberatkan. Masyarakat kurang mampu juga berhak dapat pendidikan. Kemudian guru juga harus sarjana semua dan tingkat kesejahteraan mereka tentu juga harus sama dengan yang lain, minimal UMK, bukan seperti saat ini, masih ada guru yang dibayar sangat murah, ini kan menyedihkan," kata Syahril.
 
Menurut Syahril, harusnya guru juga berhak atas upah sesuai UMK, bukan hanya pekerja lainnya saja. Apalagi di tangan guru atau pendidik, terletak sukses atau tidaknya seorang anak didik yang kelak akan bekerja atau pun mempekerjakan orang lain.
 
Menurutnya, pasti ada cara bagaimana pendidikan itu maju dan semua anak di Pekanbaru harus sekolah, sesuai umurnya, tidak ada pembedaan antara si kaya dan si miskin.
 
"Dimana saya bertugas belum pernah saya mengeluarkan siswa karena ketidak mampuannya dalam bidang ekonomi, harusnya ini juga berlaku untuk lembaga pendidikan lainnya," ujar Syahril.
 
Jadi menurut Syahril, jika dia dipercaya kelak menjadi pemimpin kota Pekanbaru maka apa yang sudah diaplikasikannya di sekolah sendiri akan menjadi program pemerintah, sehingga tidak ada generasi muda Pekanbaru yang tidak sekolah karena tidak ada biaya.
 
"Jangan takut sekolah meski miskin, karena pemerintah akan turun tangan dalam hal ini," kata Syahril.
 
Program yang akan dilakukannya antara lain menambah ilmu para guru dengan menambah kuliah lagi sehingga guru di Pekanbaru S1 semua. Menyamakan sekolah swasta dan negeri dalam hal materi dan kesempatan mendapatkan pendidikan yang baik serta mensejahterakan guru dengan memberikan pendapatan yang memadai.
 
"Jika ada niat pasti ada jalannya dan itulah yang kelak akan kita lakukan, misalnya kita akan membangun mitra dengan perguruan tinggi agar guru-guru di Pekanbaru sarjana semua," kata Syahril.
 
Menurut Syahril dunia pendidikan di Pekanbaru harus memenuhi tiga hal yakni kualitas, marwah dan kesejahteraan.
 
Pembangunan Berbasis Masyarakat
Syahril juga menyatakan bahwa dia ingin mewujudkan kota Pekanbaru yang geliat pembangunanya berbasis masyarakat, dimana dalam setiap rencana pembangunan atau pun kebijakan yang hendak diambil juga menyertakan masyarakat. 
 
Syahril mencontohkan, selama ini hampir tak pernah masyarakat dilibatkan dalam setiap rencana pembangunan yang hendak dilakukan. Dari pemerintah langsung ke DPRD. Harusnya kata Syahril, sebelum keputusan itu disahkan DPRD, sewajarnyalah pemerintah kota membawa juga tokoh-tokoh masyarakat berunding.
 
"Masyarakat harus sehat, aman, nyaman, religius dan mandiri. Untuk mencapai hal tersebut masyarakat tentu harus diikutsertakan dalam setiap pembangunan yang hendak dilakukan," ujar Syahril.
 
Syahril juga ingin mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang bersih dengan mengelola sampah secara baik, misalnya dengan sedini mungkin memisahkan sampah-sampah itu dan mengelolanya sesuai jenis sampah.
 
"Tidak seperti sekarang, sampah dipisahkan eh saat datang truk sampah malah disatukan lagi, ini kan tidak terencana. Harusnya dari dapur warga sudah terpisahkan hingga ke pembuangan. Bukan tak mungkin sampah ini malah menghasilkan juga untuk masyarakat, misalnya mereka tak perlu lagi membayar retribusi sampah karena sudah terpenuhi oleh sampah yang punya nilai yang dikelola pemerintah," kata Syahril.
 
Sementara untuk pedagang kaki lima yang kerap juga menjadi masalah kota, menurut Syahril salah satu caranya adalah dengan berkolaborasi dengan tokoh masyarakat, sehingga didapat solusi yang tepat, pedagang bisa tetap berdagang dan kota juga terlihat rapi dan bagus.
 
"Kita carikan solusinya bersama masyarakat, jangan hanya bisa mematikan perekonomian mereka tetapi bagaimana membawa mereka berunding agar didapatkan cara yang tepat untuk mengelola kaki lima ini," kata Syahril.
 
Pelayan Masyarakat
Menurut Syahril, jika Allah memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi pemimpin maka dia akan berlaku sebagai pengabdi masyarakat, bukan masyarakat yang melayani dan dia akan selalu terbuka serta berdialog dengan masyarakat.
 
"Kita harus siap melayani masyarakat karena kita kan ditunjuk masyarakat, kita ingin melayani masyarakat, menyatu dengan masyarakat bukan ingin menjadi penguasa atas masyarakat," kata Syahril.
 
Syahril juga mengaku kalau dia termasuk orang yang senang dikritik dan tidak berharap sanjungan. Karena itu silaturahmi akan tetap dia jaga dan posko kemenangan Syahril yang saat ini ada di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru akan dijadikan sebagai Rumah Masyarakat Pekanbaru.
 
"Kelak masyarakat bebas ke sini, bertemu pemimpinnya, berdialog dan berdiskusi karena itu posko ini kelak kita jadikan Rumah Masyarakat Pekanbaru dimana masyarakat bebas ke sana dan berdiskusi dengan kita," kata Syahril.***Luzi/zul
 
 
Biodata DR H Syahril S.Pd MM 
Nama : DR. H. Syahril, Spd, MM
Tempat / Tanggal Lahir : Indragiri Hulu (Teluk Kuantan) / 28 November 1956
Agama : Islam
 
II. Pendidikan
*Diploma III Politeknik Mekanik Swiss ITB, Tamat Tahun 1987
*Strata I (S.Pd) STKIP Ahlulsunnah Bukit Tinggi, Tamat Tahun 1992
*Strata II (MM) Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang, Tamat Tahun 2002
*Strata III (DR) Universitas Pasundan (UNPAS), Tamat Tahun 2011
 
Diklat Dalam Negeri
*Calon Kepala Sekolah Direktorat Pendidikan Dsar dan Menengah Tahun 1995 Jakarta
*Diklat SPAMA Lembaga Administrasi Negara Tahun 2001
*Internasional Workshop Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Tahun 2006 jakarta
*Diklat Teknis Asesor Akreditasi SMK-SBI, Direktur Pembinaan SMK, Tahun 2010 Malang
*Penatar Nasional, Dirjen Pendidikan Dsar dan Menengah Tahun 2009 Jakarta
*Training Investasi Nasional. Tahun 2011 Jakarta
*Program Pekerta AA, Universitas Negeri Padang, 7 Mei Tahun 2012
*Nasional Training Internasional Education, Tahun 2014 Jakarta
 
Diklat Luar Negeri
*Applied Arts and Technology, Georgian College, Canada, 1997
*Management of technical and vocational Education and Training Center, inWEnt, Mannheim, Germany, 2008
*English Proficiency Enhancement Program, Philipina, 2008
*School Management Enhancement Program, Prancis, 2012
*Smart Cities Seminar, Berlin, Germany, 2014
 
Pengalaman Kerja
*Karyawan SUP P4 S PU Provinsi Riau, 1977-1978
*Karyawan PT. Sola Gratia Playwood Pekanbaru, 1979-1980
*Kabag. Administrasi PBF Bintang Toe Djoe Pekanbaru, 1980-1981
*Guru STM Muhammadiyah Pekanbaru, 1981-1991
*Guru STM Negeri Pekanbaru, 1982-1991
*Kepala SMIK (SMK Negeri 4) Pekanbaru, 1995-1998
*Kepala SMK Negeri 2 Pekanbaru, 1998 – 2013
*Dosen Akademi Akuntansi Riau (AKRI), 2007 – sekarang
*Dosen IPDN Rohil, 2014 – Sekarang
 
Organisasi
*Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Keluarga Putra-putri Perintis Pejuang Kemerdekaan Indonesia (PKP3KI) Provinsi Riau, 2012-sekarang
*Ketua Bidang Sosial Budaya (Sosbud) pada Dewan Harian Daerah Kejuangan 45 Provinsi Riau ( DHD Kejuangan 45), September 2015 – sekarang.
*Ketua Pembina Yayasan Kansai Riau, 2003 – Sekarang
*Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, Juni 2015 – sekarang.***
Editor : -
Wartawan : -

Akses Faktariau.com Via Mobile http://faktariau.com/mobile
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Jalan Arifin Ahmad nomor 113 E, Marpoyan Damai, Pekanbaru
Email: redaksifaktariau@gmail.com
DOWNLOAD APP FAKTARIAU.COM