Polda Riau Kehilangan Jejak 132 Napi Rutan Kabur


Dibaca: 265 kali  Editor: -. Wartawan: -
Senin,17 Juli 2017 - 19:06:52 WIB
Polda Riau Kehilangan Jejak 132 Napi Rutan Kabur

PEKABARU-Sebanyak 132 narapidana dan tahanan Rutan Pekanbaru masih buron sejak kerusuhan pada 5 Mei 2017. Tim gabungan yang dibentuk Kepolisian Daerah Riau, Polresta Pekanbaru dan Kanwil Kemenkumham Riau, seolah kehilangan jejak untuk menangkap para penjahat dari beragam kasus ini.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK menyebut, tim sudah melacak keberadaan tahanan kabur ini hingga mendatangi alamat terakhirnya. Hasilnya tetap nihil, di mana mereka hanya pulang sebentar dan menghilang entah kemana.

‎"Ada beberapa kendala, di antaranya mencari tempat persembunyian. Apalagi kebanyakan mereka yang kabur merupakan perantauan," kata mantan Kapolres Pelalawan ini, Senin (17/7/2017) petang.

Meski demikian, Polda beserta jajaran di setiap kabupaten tetap memantau mereka. Jika terlihat, petugas langsung menangkapnya untuk dikembalikan ke Rutan supaya menjalani sisa tahanannya.

"Kita juga memberikan himbauan kepada keluarga ataupun masyarakat sekitar yang mengenal napi supaya memberitahu petugas jika mereka pulang," kata Guntur.

Kepada pembocor informasi keberadaan napi ini, Polda Riau berjanji untuk merahasiakan identitasnya. Keamanan pemberi informasi juga dijamin kepolisian dari keluarga ataupun kerabat napi kabur.

"Dan kepada keluarga, diminta menyerahkan jika napi ini pulang ke rumah. Kita minta kerjasamanya," tegas Guntur.

Terakhir, terang Guntur, jajaran Polda di Polsek Mandau, Kabupaten Bengkalis, menangkap narapidana bernama Gery. ‎Pria 26 tahun ditangkap bersama 3 rekannya usai berpesta sabu pada 11 Juli 2017.

Gery yang pernah terlibat kasus narkotika kembali menjalankan bisnis haramnya setelah kabur. Hal ini juga sebagai indikasi bahwa ada tahanan yang kembali terlibat tindak pidana selama dalam pelariannya.

"Gery adalah contoh, dan sebelumnya juga ada yang ditangkap karena terlibat kasus pencurian sepeda motor," ujar Guntur.

Sebelumnya, sekitar 50 tahanan yang diduga sebagai provokator telah dipindahkan dari Rutan Pekanbaru menuju Lapas di Bangkinang (Kampar), Pasir Pangaraian (Rokan Hulu) dan Tembilahan (Indragiri Hilir).

Meski sempat terjadi kericuhan, di mana Polda Riau, Polresta dan Kanwil Kemenkumham, mengerahkan lebih dari 500 petugas, pemindahan akhirnya bisa dilakukan sejak Jumat hingga Minggu kemarin. ‎

Reporter : Syukur
Redaktur : Rio

Editor : -
Wartawan : -

Akses Faktariau.com Via Mobile http://faktariau.com/mobile
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Jalan Arifin Ahmad nomor 113 E, Marpoyan Damai, Pekanbaru
Email: redaksifaktariau@gmail.com
DOWNLOAD APP FAKTARIAU.COM