?Warga Inhu Kritis Setelah Tangkap Piton Sepanjang 7 Meter

No comment 666 views
Women face

PEKANBARU - Keberadaan ular piton sepanjang 7 meter membuat resah warga dan karyawan di seputaran perkebunan PT SSK, Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Rencana penangkapan kemudian dilakukan 4 warga yang sudah terbiasa menangkap ular.

Hanya saja dalam peristiwa itu, seorang karyawan perusahaan tersebut, Robert Nababan, terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Dia kritis setelah bertarung dengan hewan pelilit itu dan membutuhkan darah golongan O untuk transfusi.

‎"Saat ini, kondisi abang saya (Robert) masih dirawat di ruang ICU RSUD Indrasari Pematangreba,” ujar Anas, adik korban dihubungi dari Pekanbaru, Senin (2/10/2017).

Anas menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bersama 3 rekannya masuk ke kawasan perkebunan pada Sabtu 30 September 2017 sekitar pukul 19.00 WIB. Tujuannya untuk menangkap ular karena sering terlihat di jalanan dan perkebunan.

Anas menambahkan, ular itu sejak sebulan belakangan meresahkan warga karena kerap ternak peliharaan. Ketiga kawan korban mengaku tidak sanggup untuk menjinakkan ular itu, kalau korban tidak ikut.

"Panjangnya sekitar 7 meter, besar kali ularnya. Makanya abang saya diajak oleh 3 temannya karena sudah sering menangkap ular," ucap Anas.

Korban dan 3 rekannya kemudian mengintai ular ini di salah satu ruas jalan. Dan ketika itu, beberapa warga berhenti karena ular dimaksud melintas. Penangkapan dilakukan dengan berbekal tali dan karung goni.

Salah seorang rekan korban sudah memegang tubuh ular. Selanjutnya korban diminta memegang kepala ular untuk kemudian dimasukkan ke dalam karung.

"Tiba-tiba ular tadi melawan dan langsung mengigit tangan kiri abang saya yang sedang pegang karung goni," ucap Anas.

Robert yang menjadi incaran ular piton itu langsung menarik tangan kirinya dari mulut ular dan berhasil lepas. Namun, urat nadi tangan kiri korban putus, akibat digigit ular.

Meski demikian, ular tersebut akhirnya berhasil ditangkap korban dan rekannya. Ular kemudian dibawa ke tempat keramaian dan mati di tangan warga.‎

"Saat ini korban masih trauma dan butuh transfusi darah golongan O," imbuh Anas

Reporter: Syukur

Redaktur: Sidik