Warga Dumai Ditemukan Tewas Di Parit Bekoan

No comment 724 views
Women face

ROKAN HILIR- Sempat heboh adanya penemuan mayat laki-laki tanpa identitas disebuah paret bekoan, tepatnya didepan kebun Siantar Hotel, dusun Suka Jadi, jalan Lintas Kubu, KM 6, kepenghuluan Bangko Permata, kecamatan Bangko Pusako, Minggu (4/3/18), ternyata jasad tersebut merupakan warga Kota Dumai.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH dalam press rilis yang disampaikan Kasubag Humas AKP Ruslan pada Minggu (4/3/18) petang menyebutkan bahwa mayat tersebut bernama Frimansyah Bin Zainal (28) yang bekerja sebagai Sopir, warga jalan Sentosa II Bagan Besar, kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.  

Terungkapnya identitas korban, terang Ruslan, diketahui dari istrinya yang bernama Isel Syafriyanti, korban diketahui hilang sejak hari Rabu, tanggal 28 Februari 2018, sekira pukul 20.30 wib.

"pada saat itu pihak keluarga sudah melaporkan kejadian hilang Almarhum di Polsek Bukit Kapur Polres Dumai," kata Ruslan. 

Setelah pihak keluarga tiba dipuskesmas KM 12 Balam, kecamatan Bangko Pusako, dan setelah diperlihatkan jenazah tersebut, Istri korban Isel Syafriyanti membenarkan bahwa jenazah tersebut memang suaminya, yang bernama Firmasnyah.

Kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan di Dumai, dan pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan tidak bersedia di otopsi.

"Pada pukul 17.30 wib, jenazah diberangkatkan menggunakan Ambulans Puskesmas Bangko Pusako," pungkas Ruslan. 

Lanjut Ruslan, penemuan jasad korban itu bermula pada Minggu (4/3/18) sekira pukul 10.00 wib, personil Polsek Bangko Pusako, Syamsul (44) mendapat laporan dari masyarakat, yang mana laporan tersebut menyampaikan bahwa dijalan Lintas Kubu Simpang Nella, tepatnya didepan Kebun Siantar Hotel, kepenghuluan Bangko Permata, kecamatan Bangko Pusako ada ditemukan mayat manusia berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas.

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Bangko Pusako itu dan rekannya, Fredi Tambun (45) berangkat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dimaksud. Namun, sebelum berangkat anggota Polsek Bangko Pusako itu terlebih dahulu menghubungi Dokter Puskesmas KM 12 Balam, Dr M. Syahri.

Setelah sampai di TKP, benar ditemukannya mayat dimaksud di dalam parit (bondar) dalam keadaan terendam yang kelihatan hanya bagian bokong sampai pertengahan punggung.

Kemudian setelah itu maka diupayakan untuk mengangkat jenazah tersebut, dan setelah mayat berhasil dipinggirkan ternyata mayat dalam keadaan badan terikat dengan tali Nilon (kurang lebih 3 meter), dan diujung tali ada bongkahan batu yang diikatkan diduga agar supaya mayat bisa tenggelam didalam air.

"Keadaan jenazah sudah mulai membusuk dengan pakaian baju kaos oblong warna coklat, pakai celana training warna Hitam yang sudah melorot sampai kelutut.

"Kemudian jenazah tersebut dinaikkan kepinggir Parit Bondar," terang Ruslan. 

Dan dari hasil pemeriksaan dokter di TKP, ditemukan lebam disekujur tubuh Korban, kantong kemaluan dalam keadaan tidak utuh, mayat diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki, pada bagian kepala dijumpai darah dibagian belakang bawah, dan kedua bola mata keluar, mulut dalam kedaan lidah terjulur, wajah membengkak, extermitas, kaku sekujur tubuh, dijumpai memar dibahu, pada bagian perut dan pinggang juga memar dan Gigi masih dalam keadaan utuh.

T SARAGIH