Wah, Base Kelas B Dicampur Dengan Sirtu Dipengerjaan Jalan DiTasik Tebing Serai.

Women face

TALANG MUANDAU- Pengerjaan infratruktur peningkatan jalan dari dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) kabupaten Bengkalis tepatnya dijalan Maliduano didesa Tasik Tebing Serai kecamatan Talang Muandau kabupaten Bengkalis, diduga asal dikerjakan. Pasalnya, material jenis base kelas B dicampur dengan material jenis sirtu dipengerjaan itu.

 
Pantauan dilokasi pada jumat siang (22/12/2017), tampak batu jenis base dan sirtu sebesar genggaman tangan orang dewasa disisi kanan dan kiri jalan yang sudah selesai dikerjakan tersebut.
 
Hal tersebut dibenarkan oleh kepala desa (kades) Tasik Tebing Serai Junaidi Sinaga, saat dikomfirmasi faktariau.com melalui sambungan selularnya. 
Bahkan kades tersebut juga mengakui kalau dirinya ikut bekerja dipengerjaan jalan Maliduano yang dikerjakan oleh CV. Quinci Indo Sukses tersebut.
 
"Saya hanya menyediakan alat berat saja, bukan penyuplai material, " ujar kades.
 
Saat disinggung terkait material yang dicampur tersebut yang akan berdampak pada mutu pengerjaan yang nantinya akan dinikmati masyarakatnya, Junaidi Sinaga mengatakan kalau dia sudah berusaha semaksimal mungkin mengerjakan dan tidak mengetahui perbedaan material.
 
"saya kurang memahami yang mana base A yang mana base B. Namun saya sudah berusaha semaksimal mungkin mengerjakan pengerjaan itu agar bisa dunikmati masyarakat," pungkasnya.
 
 
Penulis: Parlin S Nababan