Praktik Ilog Masih Marak di Jalan Linkar Timur Duri

No comment 797 views
Women face

MANDAU-, Praktik Ilegal Logging (Ilog) dijalan Lingkar Timur Duri di areal PT Sawait Inti Sejahtra (PT. SIS) tepatnya perbatasan kecamatan Talang Muandau dan kecamatan Bathin Solapan kabupaten Bengkalis, masih marak.

 
Seperti terpantau pada kamis sore (14/2/2019). Sebuah Jonder mengangkut kayu olahan berbagai jenis yang terparkir digerbang pintu masuk ke PT. SIS. Bahkan kayu olahan tersebut masih tampak basah yang diduga dirambah dari hutan.
 
Informasi yang beredar, praktik perambahan hutan yang diduga dari hutan Giam Siak Kecil (GSK) atau yang sering disebut hutan Biosfer, sudah lama terjadi dan hasil ilog tersebut dibawa keberbagai daerah.
 
"Sudah lama praktik ilog dijalan Lingkar Timur Duri ini, tapi tidak pernah tersentuh hukum," ujar Parlindungan Ht Pea.
 
Masih kata Parlindungan Ht Pea, dinas terkait (kehutanan) sepertinya kurang maksimal dalan menjalankan tugas dan peranan untuk mengawasi hutan agar tidak terjadi praktik perambahan hutan.
 
"Kalau dinas terkait tanggap akan tugas tugasnya, pasti perambahan hutan dan praktik ilog tidak terjadi," ujarnya.
 
Terpisah, kepala KSDA wilayah II yakni, Heru Sutmantoro, S. Hut, dikomfirmasi tentang perambahan dan praktik ilog dijalan Lingkar Timur Duri tersebut mengatakan, untuk memastikan asal kayu harus dicek keberadaan dan lokasi penebangannya.
 
"Terima kasih informasinya bang, kita BBKSDA Riau bang, bukan Dinas LHK provinsi, kita berwenang di kawasan konservasi, untuk memastikan asal kayu memang harus dicek keberadaan lokasi penebangannya. Nanti kita coba cari informasi terkait keberadaan kayu.
Mohon detail lokasi penemuan kayu di kampung, desa kecamatan mana, kalau bisa ada titik koordinatnya," ujarnya.
 
 
 
Parlin S Nababan.