Pengunjung Mancy Duri Kesurupan

No comment 565 views
Women face

DURI-, Sejumlah Pengunjung Mall Mandau City (Mancy) Duri salah satu pusat perbelanjaan yang berada dijalan Sudirman, dihebohkan oleh suara teriakan teriakan dari 4 orang perempuan muda. Diduga, keempat perempuan muda tersebut kerasukan roh halus (kesurupan) pada sabtu malam (16/6/2018).

Menurut informasi dari saksi mata yang melihat kejadian kesurupan tersebut mengatakan, kalau lantai 3-4 Gedung itu tidak ada aktifitas (kosong) dan belum dufungsikan. Bahkan situasinya remang remang yang kerap dijadikan tempat mojok kalangan anak muda menjadi salah satu penyebab pengunjung kesurupan.
 
"Suara teriakan mereka (kesurupan-red) membuat kami jadi binggung, 
Jangan kalian berbuat mesum disitu, jangan berbuat mesum diatas situ," ujar seorang pengunjung yakni MY menirukan orang yang kesurupan itu kepada wartawan.
 
Masih kata MY, setelah mendengar teriakan histeris itu, para pengunjung langsung mendekat dan sebahagian mengabadikan kejadian itu lewat kamera ponsel, tetapi pihak pengamanan Mancy melarang.
 
"Pihak pengamanan langsung melarang pengunjung mengabadikan kejadian itu, bahkan menyuruh para pengunjung untuk mengahapus video dan foto kejadian kejadian itu," ujarnya.
 
Terkait hal tersebut, Prabowo pihak Management Mall Mancy Duri, saat dikomfirmasi faktariau.com melalui sambungan Whats Appnya mengatakan, kalau pihaknya tidak perlu ada yang disampaikan. Pasalnya, kerasukan adalah musibah 
 
"Sama saja saya pak saya membuka aib seseorang. Dan mengenai penyebab Allahu Alam. Namun saya sempat dengar berita bahwa salah satu orang yang kerasukan tadi malam sedang ada masalah. Mungkin dia kelelahan dan tidak focus jadi bisa kerasukan. 
Himbauan saya sebagai Muslim agar apa pun kegiatanya selalu di awali dengan doa dan berlindung kepada Allah Subhanahu Wata' Ala, Agar terhindar gangguan sayton," ujarnya.
 
Saat disinggung terkait lantai 3 kerap dijadikan tempat mesum oleh para kaum muda, Prabowo mengatakan, kalau pihak keamanan Mancy selalu berpatroli untuk menghindari (perbuatan mesum) dikios kios  yang kosong.
 
"Saya juga sempat dengar berita di media ada yg menyampaikan bahwa di lantai 2 jadi tempat mesum.
Saya klarifikasi pak, bahwa pihak keamanan kami selalu berpatroli untuk menghindari hal tersebut (perbuatan mesum) dikios kios yang kosong yang sekiranya memungkinkan untuk di gunakan untuk hal hal yang tidak kita inginkan sudah kami tutup partisi gipsum.  Mungkin jika sempat bapak bisa lihat di lantai 2 (dua) dan lantai 3 sudah kami tutup aksesnya kembali lagi agar terhindar dr hal yg tidak kita inginkan," ujarnya. 
 
 
Parlin S Nababan