Pelajar Kelas III SMA Tewas Dikeroyok Usai Hadiri Pesta Pernikahan

Women face

PEKANBARU-Seorang pelajar kelas III SMA inisial DS di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, ‎Riau, tewas mengenaskan pada Minggu 1 Oktober 2017 tengah malam. Dia dikeroyok 7 pemuda beda desa usai melihat hiburan di acara pernikahan.

Satuan Reserse Kriminal Polres Indragiri Hulu yang mendapat laporan ini langsung bergerak cepat. Tujuh pemuda tadi langsung ditangkap, di mana salah satunya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menjadi otak pelaku pengoroyokan.

"Sisanya masih diperiksa intensif untuk melengkapi bukti," kata Kepala Kepolisian Resort Indragiri Hulu Ajun Komisaris Besar Polisi Arif Bastari SIK dihubungi dari Pekanbaru, Selasa (3/10/2017) petang.

Kepada petugas, tersangka berinisial R m‎engakui memang memukuli badan korban, bukan kepala. R ini menyebut pemukulan di kepala hingga korban tewas adalah rekannya yang masih diperiksa intensif.

"‎Tersangka R menyebut pukulan ke kepala korban oleh temannya," kata Arif.

Arif menyebutkan, pengeroyokan berujung kematian siswa 17 tahun ini dilaporkan Sugiarto alias Sugi (23), warga Paku II Desa Pasir Putih, Kecamatan Kelayang pada Minggu 1 Oktober 2017.

Dalam laporannya, Sugi menyebut penganiayaan terjadi di Jalan Poros Dusun Lobuh Pendek, Kelurahan Simpang Kelayang. Korban sendiri disebutnya berasal dari kampung yang sama dengan pelapor.

Kejadian bermula ketika pelapor dan korban, bersama beberapa rekannya menghadiri undangan acara pesta pernikahan dan melihat hiburan pada Sabtu 30 Oktober 2017 sekitar pukul 20.00 WIB.

Tiga jam berada di kampung tetangga, pelapor dan korban pulang karena sudah larut malam. Setibanya di jalan tersebut korban dan pelapor bserta rekannya diberhentikan 7 pemuda.

"Karena takut sebagian rekan korban. Di lokasi tinggal pelapor dan korban, dan terjadi pengeroyokan," kata Arif.

Menurut penuturan pelapor, korban dipukul secara membabi buta. Sepeda motor korban juga dirusak. Pelapor menyaksikan kepala korban dipukuli memakai kayu dan mengalami luka serius.

"Setelah kejadian, pelaku langsung kabur tanpa mengambil barang milik korban," ucap Arif.

Rekan korban yang melarikan diri kembali ke lokasi. Hanya saja korban sudah tak sadar dan dilarikan RSUD Indrasari Rengat di Pematang Reba. Beberapa menit dirawat, korban dinyatakan dokter sudah tidak bernyawa lagi.

"Motif pelaku masih didalami, apakah sebelumnya ada permasalahan atau gimana," kata Arif.

Reporter: Syukur

Redaktur: Sidik