Nursayani, Anak Yatim Yang Membutuhkan Santunan, Info Sementara Terindikasi Penyakit Tumor

Women face

ROKAN HILIR-Nursayani gadis belia yang masih berusia 16 tahun yang seharusnya masih duduk dibangku sekolah, namun dengan penyakit dan keadaannya sekarang sehingga anak tersebut terpaksa tidak bersekolah.

 

Untuk saat ini Nursayani masih diduga kemungkinan besar terindikasi penyakit Tumor, untuk membuktikan penyakit tersebut pihak medis nantinya yang akan lebih mengetahuinya.

 

Nursayani tinggal dengan ibunya, dan seorang adik perempuanya yang masih duduk disekolah dasar dirumah milik orang yang berbaik hati dikelurahan Balam Sempurna Kota, kecamatan Balai Jaya, jalan Kutilang, km 26 Balam, sekitar 1,5 kilo meter kedalam.

 

Rumah tersebut tanpa penerangan yang layak, hanya menggunakan lampu teplok, yang lebih mirisnya mereka dapat kabar, pemilik rumah menghimbau agar mengosongkan rumah yang mereka tempati sekarang.

 

Ayahnya yang bernama Ismail sudah meninggal dunia, menurut pengakuan Ibunya Nursayani yang bernama Asni Boru Aritonang Raga Gukguk, suaminya tersebut sudah meninggal dunia sekitar setengah tahun yang lalu karena sakit.

 

Orang tua perempuan Nursayani kini tidak mempunyai pekerjaan apalagi penghasilan yang mendatangkan rupiah, salah satunya juga paktor sudah menuanya seorang ibu tersebut, mereka mendapatkan kebutuhan sehari hari dari orang orang, dan keluarganya yang masih perduli.

 

Hari harinya Nursayani hanya mampu terbaring ditempat tidurnya, karena tubuhnya yang semakin kurus, dan perut sebelah kanannya juga semakin membesar dan keras.

 

Nursayani (16), Sabtu (16/6/18) sempat bercerita bahwa ia sering mengalami susah bernapas, sesak terasa untuk bernapas.

 

"Kadang malam terasa sakitnya, apalagi kalau salah tidur pinggang saya sakit, terus terasa ada yang berjalan diperut saya," jelasnya.

 

Asni Boru Aritonang Raja gukguk ibu Nursayani, Sabtu (16/6/18) mengaku baru sekali anaknya dibawa berobat salah satu rumah sakit yang ada di Bagan Batu, dan sempat juga dibawa ke Bagansiapiapi.

 

"Untuk dapat mengetahui kepastian dari penyakit anak saya harus mengeluar dana Rp 3 juta, setelah pasti penyakit yang didugakan akan menjalani operasi dengan dana senilai Rp 30 juta," ujarnya.

 

Keluarga ini memiliki beberapa kartu kesehatan yang berpungsi untuk mendapatkan pengobatan gratis, namun tidak dapat dipungsikan semestinya.

 

Nomor Rekening untuk membantu Adinda Nursayani, Bagan Batu atas nama Syafarul Amri yang selalu disapa Iloeng Sitorus (0619-01-013009-50-9), wilyah Balam atas nama Anita Harahap (7273-01-003387-53-6),

 

Diluar nomor rekening ini, kami tidak bertanggung jawab, untuk info lebih lengkap hubungi nomor hand phone 0852 6498 2888.

 

Taufik Saragih