Limbah PKS PT. SIPP Diduga Cemari Sungai

No comment 324 views
Women face

MANDAU-, PKS. PT SIPP ( Sawit Inti Prima Perkasa ) diduga cemari sungai akibat pembuangan limbah cair. Pabrik ini juga mengeluarkan Asap hitam pekat yang diduga abu boiler yang dikeluarkan melalui cerobong.

Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) yang beroperasi itu berada dijalan Rangau km 6, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Dampak pada lingkungan sudah mulai diirasakan warga sekitar, khususnya aroma menyengat, abu boiler dan air sungai yang terkontaminasi limbah cair.

Masyarakat sekitar, khususnya warga Suku Sakai sebagai suku tertua telah kerap mendatangi dan mempertanyakan hal ini, namun pihak perusahaan kurang menanggapi,

"Sudah berulang kali secara bersama warga lainnya, menyampaikan dan sekaligus meminta keterangan, khsusnya masalah bauk busuk dan abu hitam yang disemburkan dari corong pabrik tersebut, "tutur Sulung ( 45 ) pada awak team media pada minggu (3/6/2018).

Pengakuan warga, selain mengganggu pernafasan, juga setiap pagi mesti menyapu teras rumah, yang terdapat vertikal abu hitam dan dikuatirkan merusak atap seng rumah.

 

Dari penelusuran Team Media , PKS SSIP memiliki anak sugai ( parit ) yang airnya mengalir ke sugai. Diduga keras parit ini dimamfaatkan sewaktu waktu sebagai sarana pembungan limbah, disaat turun hujan turun.

Team juga mengambil sample air yang berasal dari aliran parit milik perusahaan. Hal ini dapat dibuktikan tidak adanya seekor ikan pun ditemukan dibagian sungai, yang dialiri air parit perusahaan ini.

Namun mengarah ke hulu sungai, yang tidak diintasi air limbah perusahaan ini , terlihat loncatan loncatan ikan sungai yang terlihat banyak dan mengejutkan.

Dari loncatan ikan yang terlihat, bahwa sungai tersebut mengandung sumber ikan yang banyak dan besar besar,l.

"sebelum keberadaan pabrik ini, ikan banyak di sepanjang sungai ini, masih alami, namun saat ini hanya tersisa di daerah yang tidak dilintasi air paret pabrik ini," sebut warga yang lagi bekerja di kebun sawit, bersepadan langsung dengan areal pabrik.

Sejauh ini pihak perusahaan belum dapat dikonfirmasi. Berhubung hari Harlah Pancasila, Dinas Lingkungan Hidup dan Komisi 1 DPRD Kabupaten Bengkalis belum dapat tersambung.