Korban Mobil Dibakar Ngaku Tak Punya Musuh Pribadi

No comment 305 views
Women face

PEKANBARU-Kepolisian Resort Kota Pekanbaru mendatangkan petugas laboratorium forensik cabang Medan, Sumatera Utara, untuk menyelidiki pembakaran mobil pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Riau, Nurhasim. Polisi juga menyebut motif kejadian ini dimungkinkan karena politik, pribadi atau masalah organisasi.

"Semuanya didalami, tidak tertutup kemungkinan karena Pilkada, pribadi, hubungan organisasi. Semuanya memungkinkan," kata Kepala Kepolisian Resort Kota Pekanbaru Komisaris Besar Polisi Susanso SIK di lokasi kejadian, Jumat (13/10/2017) siang.

Pria plontos dipanggil Santo ini menyebut Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru dan tim identifikasi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Bukti petunjuk di lokasi dikumpulkan sebanyak mungkin, termasuk mengamankan benda-benda yang ditemukan.

"Juga menggali keterangan saksi saksi yang mengetahui peristiwa ini, baik sebelum ataupun sesudah. Nanti dilakukan gelar perkara," terang Santo.

Dengan berkonsultasi ke Labfor Medan, Santo ‎berharap ahli yang didatangkan bisa mengetahui bagaimana cara mobil itu dibakar. Apakah pelaku menyiramkan bensin atau melemparnya dengan bom molotov.

"Kami berharap kasus ini didahulukan, karena seperti diketahui Labfor Medan membawahi beberapa Polda yang ada di Sumatera," ucap Santo.

Sementara itu, korban Nurhasim ditemui di rumahnya ‎mengaku tidak pernah mendapat ancaman sebelum kejadian. Diapun tidak mencurigai seseorang dalam kejadian yang menghanguskan Toyata Avanza miliknya itu.

"Tak ada mengarah ke nama seseorang setelah peristiwa ini," ucap Nurhasim.

Nurhasim juga menyebut selama ini tidak ada musuh secara pribadi ataupun secara organisasi. Diapun menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polisi untuk mengungkap pelakunya.

Sebelum kejadian, korban memang mendengar letusan seperti ban pecah. Dia lalu diberitahu tetangganya Atan bawha ada api di mesin mobilnya dan sudah membesar.

"Ada juga tetangga saya melibat jalannya api ke mobil. Tetangga juga melihat ada orang memakai Honda Beat putih bolak balik di depan rumah sebelum kejadian ini.

Akibat kejadian ini, warga di Jalan Utama Perumahan Kulim Indah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayanraya ini mengalami kerugian materil Rp 160 juta. Mobilnya itu dibakar pada Jumat subuh dan dipadamkan warga sekitar serta petugas dari dinas pemadam kebakaran.

Reporter : Syukur

Redaktur : Sidik