Kerusakan Jalan Gajah Mada Duri, Tak Ada Perduli.

No comment 601 views
Women face

MANDAU,- Kerusakan jalan Gajah Mada Duri yang terjadi sejak beberapa bulan yang lalu, kini berdampak pada masyarakat yang melintasi jalan alternatif. Pasalnya, besarnya biaya yang harus dibayar sejumlah pengendara mulai dikeluhkan.

 
Pantauan dilokasi pada sabtu (6/1/2018) tepatnya dijalan Gajah Mada km 8,5, pertikaian masyarakat pun tidak terhindarkan akibat sejumlah kutipan yang dilakukan dijalan alternatif.
Tak tanggung tanggung, coldt diesel bermuatan Tandan Buah Segar (TBS) harus membayar Rp. 100.000 ribu rupiah. Dan coldt diesel yang tidak bermuatan/mobil pick up dan mini bus harus membayar Rp. 30.000 ribu rupiah.
 
Hal tersebut terjadi diduga akibat ketidak perdulian pengusaha sawit dan pemerintah kabupaten Bengkalis. Sehingga berimbas pada roda perekonomian masyarakat semakin terpuruk.
 
"Kalau saja sejumlah pengusaha RAM sawit dan pemerintah  dinas PU kabupaten Bengkalis sigap mengatasi hal ini, saya rasa tidak akan terjadi rusaknya jalan Gajah Mada ini," ujar salah satu tokoh masyarakat yakni Sahril Musa (60), pada faktariau.com sabtu (6/1/2018).
 
Sahril Musa juga mengatakan, kalau keperdulian pemerintah sudah tidak ada. Pasalnya hal kerusakan jalan Gajah Mada sudah diberitahu kepada dinas PU kabupaten Bengkalis, namun kurang direspon.
 
"Saya sudah informasikan situasi jalan Gajah Mada yang rusak dan hancur, tetapi pihak dinas PU hanya bilang bersabarlah, menunggu pengerjaan Multi Year. Sebenarnya perbaikan hari ini yang sangat dibutuhkan," ujarnya dengan nada kesal sembari menunjukkan isi SMS diponselnya dari oknum dinas PU.
 
Nada kesal juga utarakan ketua PAC LSM Mandau Mandiri Hendrik Sitompul.
Pria tersebut mengatakan keperdulian Pemerintah terhadap masyarakat sudah sangat minim. Bahkan aktivis LSM tersebut menuding kalau pemerintah dan legeslatif didaerah itu bagai ikan asin.
 
"Kalau ikan asin tu punya mata tetapi tidak melihat, punya hati tetapi tidak merasa yang seharusnya merasakan penderitaan masyarakat ditiga kecamatan ini," ujarnya dengan nada kecewa.
 
Hingga berita ini dilansir,  salah satu pihak dinas PU kabupaten Bengkalis yakni, H Ngawidi selaku kabid bina marga kabupaten Bengkalis dikomfirmasi melalui sambungan selularnya 082174 131xxx tidak menjawab. Pesan singkat juga tidak dibalas.
 
 
Penulis: Parlin S Nababan.