Bupati Bengkalis Lounching Penyaluran Bansos Pangan Rastra Tahun 2018

Women face

MANDAU-, Bertempat dihalaman kantor camat Mandau,  pemerintah kabupaten Bengkalis Launching

Penyaluran Bantuan Sosial Pangan Beras Sejahtra (Bansos pangan rastra) tahun 2018,  pada senin pagi (5/3/2018). 
 
Hadir diacara itu Sekda kabupaten Bengkalis, sejumlah anggota DPRD kabupaten Bengkalis dapil Mandau, ketua tim penggerak PKK kabupaten Bengkalis, Dandim 0303, kapolres Bengkalis, sejumlah tokoh masyarakat, sejumlah camat sekabupaten Bengkalis, sejumlah kades dan lurah serta sejumlah masyarakat penerima rastra.
 
Dalam sambutannya bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, penyaluran rastra adalah salah satu program nasional dan penyaluran secara perdana dikecamatan Mandau untuk tahun 2018. Pihaknya juga berharap, agar pihak terkait  memantau penyaluran rastra kepada masyarakat.
 
"Dalam penyaluran rastra untuk tahun 2018 ini diharapkan pihak kecamatan, kades/ lurah beserta tim tim terkait memantau dan mengawasi penyalurannya agar tepat sasaran. Dan rastra yang disalurkan harus beras yang berkwalitas baik,". Ujarnya.
 
Dikesempatan itu, bupati Bengkalis juga memaparkan tentang aturan pengurusan admistrasi pencatatan sipil yang kini sudah bisa diurus dikecamatan masing masing.
 
"Sesuai aturan permendagri no 120 tahun 2017, kalau pengurusan admistrasi kependudukan dan pencatatan sipil sudah bisa diurus dimasing masing kecamatan. Terkait alat perekaman KTP elektrik, tahun ini akan kita anggarkan, agar perekaman e-KTP bisa direkam dikecamatan  Mandau dan Pinggir. Agar apa yang kita harapkan, bisa tercapai dalam membangun negeri junjungan ini," jelasnya.
 
Masih kata Amril Mukminin, pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur ditahun 2018 yang sebentar lagi akan digelar, masyarakat juga diharapkan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tetap menjaga kesatuan dan persatuan.
 
"Meski pilihan kita berbeda beda, tetapi kita harus tetap  harga menghargai, hormat menghormati serta menjunjung tinggi keamanan dan ketertiban dinegri junjungan yang sama sama kita cintai ini," ujarnya.
 
Amril juga berharap, kalau persoalan yang terjadi diMandau kemarin, bisa diselesaikan secepatnya  dengan bermusyawarah dengan mendudukkan para tokoh tokoh dikecamatan ini Mandau.
 
"kita juga harus saling menghargai dan menghormati adat istidat yang ada dikecamatan Mandau ini,  meluruskan sesuatu yang bengkok, mengurai benang yang kusut,  mari kita jaga kerukunan dan kedamaian antara suku suku yang ada diMandau ini. Toleransi harus tetap diutamakan. musyawarah adalah jalan terbaik menyelesaikannya. Semoga permasalahan yang terjadi bisa kita selesaikan secepat mungkin. Kami mohon untuk semua pihak menahan diri, tidak propokatif dan sanggup menjadi penyejuk antara masyarakat diMandau ini," harapnya.
 
 
Penulis: Parlin. S Nababan.