Bau Busuk Limbah PT.BSS Serasa Tidak Berujung Meresahkan Warga

Women face

ROKAN HILIR- Permasalahan keluhan adanya aroma bau busuk yang berasal dari PT.Balam Sawit Sejahtera (BSS) terus menghantui masyarakat, sehingga masyatakatpun terus menyuarakan keluhannya, hingga keluhan masyarakat tersebut dapat teratasi.



Tak henti-hentinya warga mengungkapkan keresahannya akibat bau limbah PT.Balam Sawit Sejahtera (BSS) yang terus dirasakan warga sekitar area perusahaan ini.


Hingga kinipun permasalahan yang meresahkan warga ini menjadi tanda tanya banyak pihak, pasalnya begitu gencarnya awak media mempublikasikan keresahan masyarakat beberapa waktu lalu, namun diduga aparatur Pemerintahan mulai tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Rohil sepertinya hening tak bersuara dengan permasalahan ini.

Beberapa waktu lalu keluhan yang sangat menyedihkan dari Ayu seorang ibu rumah tangga yang memiliki dua orang anak kecil.

Ayu bersama anak-anaknya tinggal dikepenghuluan Bangko Sempurna, Dusun Sido Mulyo, RT.07/RW.03, Kecamatan Bangko Pusako. Ia mengaku selalu pusing saat bau busuk limbah PT BSS mulai menyerang penciumannya baik pagi, maupun hingga malam hari.


"Baunya sangat menyengat, kepala pusing sampe mau muntah itu yang kami rasakan," ucap Ayu. 



Lain lagi Junaidi, yang merupakan warga kepenghuluan Bangko Sempurna, juga turut mengeluhkan hal yang sama seperti di alami Ayu tersebut. 



"Saya juga merasa resah dengan aroma bau busuk limbah tersebut. Baunya terkadang pagi, terkadang malam, tak tentu, terkadang bau terkadang nggak," ungkap Junaidi kepada Awak Media, Rabu (10/10/2018).



Disisi lain, lanjut Junaidi, tidak hanya aroma bau busuk saja, dari kebisingan suara pabrik tersebut. Suara bisingnya terkadang malam, tengah malam, bahkan terkadang pas kita sedang enak  istirahat istrahat. 



"Jika sudah datang bolongnya, bunyi suaranya sangat keras, pokok sangat mengganggulah. Dan aroma bau busuk tersebut dengan jarak lebih kurang 2 KM pun masih tercium bauknya sangat menyengat," ungkap Junaidi. 



Menurut Junaidi menjelaskan kepada Awak Media, bahwa tidak dirinya saja. Namun Masyarakat lain juga banyak yang resah.



"Saya pernah mendengar keluhan dari sebagian masyarakat, mengatakan apakah ini perlu di demo, baru pihak Lerusahaan mau mendengat keluhan masyarakat," beber Junaidi. 



"Semestinya ini menjadi tugas pemerintah untuk cepat tanggap, mengatasi hal-hal seperti ini. Agar masyarakat itu nyaman disini," imbuh Junaidi. 



"Kita berharap jika memang PKS PT.BSS tersebut terus beroperasi, mohon bau limbahnya di upayakan bagaimana caranya supaya limbah tidak berbau. Sehingga tidak mengganggu lingkungan hidup disekitarnya." tegas Junaidi. 











(Tim)