Ada Seorang Perempuan Yang Ikut Andil Tentang Informasi Kebocoran Kran Lokasi 148 North Milik Chevron

Women faceFitriana Alias Upik Tarigan

ROKAN HILIR-Pasca terjadinya kebocoran kran lokasi 148 North milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) ternyata ada seorang perempuan yang turut andil dalam informasi tersebut.

Perempuan tersebut adalah seorang ibu rumah tangga yang bernama Fitriana (39) alias Upik Tarigan, istri dari Muhammad Hasbi Tarigan, warga kepenghuluan Bangko Bakti km 13 Balam, kecamatan Bangko Pusako.

Kepada faktariau.com, Rabu (2/5/18) Upik menuturkan awal dari apa yang ia ketahui saat itu, bermula dari sepulangnya ia dari ladang/kebunnya melintas dijalan lokasi 148 north.

Tampak olehnya lokasi tersebut menyemburkan minyak dari kran pompa, sekitar pukul 16.30 wib, Senin (30/4/18), lalu ia bergegas keluar menuju jalan lintas Riau-Sumut km 13 Balam untuk menunggu mobil chevron, dengan niat untuk pemberitahuan kepada Cevron maupun BP nya.

"Hingga sekitar setengah jam, tidak juga saya menemukan mobil Chevron yang sedang melintas, kurang puas rasa saya, langsung saya pergi kesimpang mushola, disitu saya juga belum bertemu dengan mobil chevron," ujarnya.

Lanjutnya, karena merasa tidak membuahkan hasil, ia sempat pergi lagi keladangkembali, dengan pemikiran kemungkinan dalam waktu dekat patroli akan mengetahuinya.

Namun setelah pulang dari ladang iapun mendapati pihak Chevron belum ada dilokasi tempat kejadian perkara, sementara minyak tersebut masih menyembur dari kran pompa minyak Chevron tersebut.

Merasa takut minyak tersebut melimpah lebih banyak ketanah yang ada tanaman pohon kelapa sawit yang berbatasan dilokasi tersebut, iapun menelpon kepada seseorang agar diberitahukan kepada pihak terkait.

"Sempat juga saya berupaya untuk membenteng aliran minyak tersebut dengan tanah dengan cara saya, namun tetap tidak membuahkan hasil yang maksimal," jelasnya.

Masih kata Upik, Setelah lebih kurang setengah jam berlalu, namun tidak juga ada kabar, iapun menelpon kembali kepada orang tersebut.

"Yang saya lihat tak lama kemudian dari telpon saya yang kedua, pihak terkait yang dimaksud tiba dilapangan, dan pihak terkait mengimpormasikan kepada pihak yang menangani kejadian tersebut dan langsung mendapat tanggapan," menurutnya.

 

Taufik Saragih